Miris! Wanita Pengamen Asal Gresik Yang Viral Ternyata Tak Pernah Terima Bansos dari Pemerintah

Siti Kholila, Pengamen wanita asal Kelurahan Lumpur, Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik yang sempat viral di media sosial (Medsos) ternyata luput dari perhatian pemerintah.

Miris! Wanita Pengamen Asal Gresik Yang Viral Ternyata Tak Pernah Terima Bansos dari Pemerintah

Bacakini.com || GRESIK - Siti Kholila, pengamen wanita asal Kelurahan Lumpur, Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik, yang sempat viral di media sosial (medsos) ternyata luput dari perhatian pemerintah.

Dia yang dinilai tergolong masyarakat miskin dan rentan tidak tercatat sebagai penerima bantuan sosial (bansos) seperti Program Keluarga Harapan (PKH) atau Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

"Soal bantuan, Kholila tidak pernah mendapat bantuan seperti PKH atau BPNT. Memang kondisinya miskin," kata Iriana, yang merupakan adik kandung dari Kholila, Minggu (6/7/2025).

Iriana menyampaikan, keluarganya merupakan warga Kelurahan Lumpur, Kecamatan Gresik. Kholila merupakan anak pertama dari tiga bersaudara.

Kholila disebut sempat memiliki rumah, namun sudah terjual karena himpitan ekonomi dan sudah ditinggalkan oleh kedua orang tua. Ia sekarang tinggal di rumah kontrakan dengan kedua anaknya.

"Kalau saya sendiri, baru satu tahun ini dapat masuk PKH. Mbakku belum sama sekali," jelasnya.

Sementara itu, salah satu pengurus lembaga Kelurahan Lumpur, Kecamatan Gresik, membenarkan bahwa Kholila belum masuk Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) sehingga tak mendapat PKH atau BPNT.

"Kalau bantuan PKH belum masuk," ungkap dia.

Saat dikonfirmasi, Dinas Sosial Kabupaten Gresik masih melakukan penelusuran terkait hal ini.

"Masih dilakukan penelusuran ke Kelurahan," pungkasnya.

Diketahui sebelumnya, kondisi ekonomilah yang membuat Kholila nekat mencari rupiah dengan mengamen. Meski memiliki suami dari pernikahan siri, Kholila tidak dinafkahi setiap hari.

Kholila diberi nafkah suaminya sekitar Rp30 ribu sehari, terkadang juga tidak sama sekali. Suaminya sudah berusia tua dan bekerja serupa sebagai pengamen badut. 

Kholila hidup dengan dua anak yang selalu diajak mengamen dijalan dan viral meminta bantuan seorang konten kreator. (*)