Mahasiswa KKN UTM Sosialisasikan QRIS kepada Pelaku UMKM Desa Manyarejo

Mahasiswa KKN UTM Sosialisasikan QRIS kepada Pelaku UMKM Desa Manyarejo

Bacakini.com || GRESIK — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 38 Universitas Trunojoyo Madura (UTM) menggelar sosialisasi penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Manyarejo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Senin (5/1).

Kegiatan tersebut dilakukan dengan cara turun langsung ke lapangan mendatangi para pelaku UMKM di tempat usaha masing-masing, mulai dari warung kelontong, pedagang makanan, hingga usaha rumahan. Mahasiswa memberikan penjelasan terkait manfaat serta tata cara penggunaan QRIS sebagai metode pembayaran non-tunai.

Koordinator kegiatan, Rizza Alvia, mengatakan sosialisasi ini bertujuan membantu UMKM beradaptasi dengan sistem transaksi digital yang kini semakin berkembang.

“QRIS memudahkan pelaku UMKM karena cukup menggunakan satu kode untuk menerima pembayaran dari berbagai aplikasi dompet digital. Kami ingin UMKM di Manyarejo lebih siap menghadapi perubahan pola transaksi masyarakat,” ujar Rizza.

Menurutnya, penggunaan QRIS tidak hanya mempermudah pembayaran, tetapi juga membantu pencatatan keuangan usaha agar lebih rapi dan transparan.

“Setiap transaksi tercatat otomatis, sehingga pelaku UMKM bisa mengontrol pemasukan dengan lebih baik. Ini penting untuk pengembangan usaha ke depan,” tambahnya.

Para pelaku UMKM menyambut positif kegiatan tersebut. Mereka menilai pembayaran digital membuat usaha terlihat lebih modern serta meningkatkan kenyamanan bagi konsumen, khususnya generasi muda yang terbiasa bertransaksi tanpa uang tunai.

Melalui sosialisasi ini, mahasiswa KKN UTM berharap UMKM di Desa Manyarejo semakin terbuka terhadap digitalisasi. Dengan pemanfaatan QRIS, diharapkan ekosistem ekonomi digital di tingkat desa dapat tumbuh dan memberi dampak positif bagi perekonomian lokal. (Angg)