Otak Pembunuhan Agen BRILink di Gresik Tertangkap, Suami Korban Minta Dihukum Berat
Suami korban perampokan dan pembunuhan sadis yang menewaskan seorang agen BRILink di Desa Imaan, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik, Mahfud beserta keluarga kini bisa bernafas lega dan bersyukur.
Bacakini.com || GRESIK – Suami korban perampokan dan pembunuhan sadis yang menewaskan seorang agen BRILink di Desa Imaan, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik, Mahfud beserta keluarga kini bisa bernafas lega dan bersyukur. Sebab pelaku bernama Ahmad Midhol (39), yang sempat buron selama setahun lebih telah dibekuk polisi.
Jajaran Tim Macan Giri Polres Gresik meringkus pelaku dari tempat persembunyiannya di tengah kebun sawit, wilayah Desa Tumbang Kalang, Kecamatan Antang Kalang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah pada Minggu (29/6/2025).
Tersangka merupakan otak utama pembunuhan Wardatun Toyibah (28), ibu satu anak tersebut meregang nyawa setelah pelaku menusukkan pisau ke dada dan leher korban hingga meninggal dunia.
“Saya sangat bersyukur Ahmad Midhol sudah ditangkap oleh pihak kepolisian. Keluarga kami sangat senang ketika mendengar kabar pelaku ditangkap dari tempat persembunyiannya di tengah kebun sawit di Kalimantan Tengah,” kata suami korban, Mahfud dengan nada terbata-bata, Jum'at (4/6/2025).
Tragedi berdarah yang sangat memilukan tersebut masih menyisakan luka yang mendalam, perasaan senang bercampur sedih dirasakan Mahfud beserta keluarga. Bersyukur karena tersangka utama sudah ditangkap, tetapi harus bersedih karena mengenang kembali sang istri tercinta yang menghembuskan nafas terakhir dengan cara yang tragis.
“Saya minta pelaku dihukum seberat-beratnya. Proses hukum wajib ditegakkan, kami memberikan dukungan kepada jajaran Polres Gresik dalam menyelesaikan kasus iki, serta meminta agar para pelaku dihukum sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.
Pihak keluarga korban dan masyarakat Desa Imaan menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada pihak kepolisian, khususnya kepada Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, serta seluruh pihak yang telah membantu dalam pengungkapan dan penangkapan pelaku.
“Terimakasih kepada jajaran Polres Gresik yang telah mengungkap kasus ini serta menangkap para pelaku. Mewakili keluarga, saya mengucapkan apresiasi setinggi-tingginya,” jelasnya.
Sementara pengembangan kasus pembunuhan sadis tersebut. Kepolisian dari Polres Gresik tengah menyiapkan para pelaku untuk menjalani proses rekontruksi di lokasi kejadian (TKP) di rumah korban di Desa Imaan, Kecamatan Dukun. Rekontruksi ulang yang semula dijadwalkan pada Jum'at (4/7/2025) ditunda hingga Senin (10/7/2025) mendatang. (*)
admin 