Telkom University Bandung Dampingi UMKM Tekstil Naik Kelas

Telkom University Bandung Dampingi UMKM Tekstil Naik Kelas

Bacakini.com || Bandung – Sebagai bagian dari upaya pengabdian kepada masyarakat, dosen Telkom University Bandung, Jawa Barat, memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM sektor tekstil agar naik kelas.

Pendampingan tersebut dikemas melalui program bertajuk “Go-To-Market Strategy dan Customer Value Proposition untuk Meningkatkan Competitive Advantage UMKM Tekstil” yang digelar di Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung.

Ketua tim pelaksana, Dr. Muhammad Iqbal Alamsyah, S.E., M.M., menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk membantu UMKM beralih dari persaingan berbasis harga menuju penciptaan keunggulan bersaing yang berkelanjutan.

"Melalui program ini kami mendampingi UMKM untuk menyusun customer value proposition, merancang funnel marketing, serta mengembangkan go-to-market strategy yang sesuai dengan karakteristik bisnis mereka," ujarnya.

Iqbal menyampaikan, alasan mendamping Pelaku UMKM Tekstil ini karena saat ini mereka memiliki banyak tantangan hang dihadapi, salah satunya masuknya produk impor dan pola pemasaran digital.

“Padahal industri tekstil dan garmen merupakan salah satu sektor strategis yang memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian nasional serta penyerapan tenaga kerja,” ungkapnya.

Fakta dilapangan, terang Iqbal banyak pelaku usaha masih menjalankan aktivitas pemasaran secara sporadis tanpa segmentasi pasar yang jelas. Bahkan, belum memiliki customer value proposition yang kuat, serta belum menerapkan strategi pemasaran yang terukur.

Sementara, dalam pelaksanaan pelatihan menggunakan pendekatan partisipatif melalui beberapa tahapan, yaitu baseline assessment dan strategic diagnosis, workshop strategis, implementasi dan coaching dan evaluasi, hingga diseminasi hasil kegiatan.

“Setiap peserta didampingi secara langsung dalam menyusun strategi pemasaran yang aplikatif dan berbasis data,” terangnya.

Sementara itu, materi pendampingan difokuskan pada tiga aspek utama, yaitu:

 1. Penyusunan Customer Value Proposition (CVP) untuk mengidentifikasi nilai unik yang dimiliki UMKM.

 2. Perancangan Funneling Marketing berbasis customer journey agar aktivitas pemasaran menjadi lebih sistematis dan terukur.

 3. Penyusunan Go-To-Market Strategy untuk menentukan segmentasi, positioning, kanal distribusi, serta strategi penetrasi pasar yang tepat.

Kegiatan ini bermitra dengan CV. Million Bandung Indonesia yang berlokasi di Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung, sebagai lokasi implementasi sekaligus pilot projectbagi pengembangan strategi pemasaran UMKM tekstil.

Melalui kolaborasi ini, diharapkan akan tercipta model pendampingan yang dapat direplikasi pada kelompok UMKM lainnya di masa mendatang.

Selain menghasilkan peningkatan kompetensi peserta, program ini juga menargetkan sejumlah luaran berupa modul praktis funneling marketing dan go-to-market strategy, dashboard KPI pemasaran, publikasi ilmiah, video kegiatan, serta publikasi media massa.

“Melalui kegiatan pengabdian ini, kamo menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan ekosistem UMKM melalui transfer ilmu pengetahuan, inovasi, dan pengembangan strategi bisnis berbasis digital guna meningkatkan daya saing,” tutupnya. (Mal)