Nelayan Pangkahkulon Gresik, Gelar Upacara HUT RI ke-81 di Muara Bengawan Solo

Nelayan Pangkahkulon Gresik, Gelar Upacara HUT RI ke-81 di Muara Bengawan Solo
Ket.foto: Puluhan perahu nelayan Pangkahkulon Gresik Gelar Upacara HUT Kemerdekaan RI ke-81 di Muara Bengawan Solo (foto istimewa)
Nelayan Pangkahkulon Gresik, Gelar Upacara HUT RI ke-81 di Muara Bengawan Solo

Bacakini.com || GRESIK - Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dilakukan dengan cara unik oleh nelayan Desa Pangkahkulon, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Mereka membentangkan bendera Merah Putih sepanjang 45 meter di muara bengawan solo. Tempat para nelayan mencari nafkah.

Ratusan perahu nelayan dengan ornamen merah putih beriringan layaknya karnaval yang dimulai dari dermaga Kalingapuri lalu menuju ke Bengawan Solo.

Tepat di tengah tengah Sungai Bengawan Solo, bendera merah putih dengan panjang 45 meter dan lebar 1 meter dibentangkan ke beberapa perahu nelayan.

Setelah terbentang, seluruh warga menyanyikan lagu kebangsaan, Indonesia Raya layaknya upacara.

Tokoh pemuda Pangkahkulon, Abdul Latif, menyampaikan bahwa pengibaran bendera raksasa ini rangkaian kegiatan menyemarakkan hari kemerdekaan.

"Pemilihan panjang 45 meter adalah sebagai penanda bahwa kita bangsa Indonesia merdeka pada tahun 1945, kita ambil tahun kemerdekaannya," ujarnya pada Sabtu (15/8/2026).

Kedepannya, Latif mengatakan bahwa karnaval laut akan lebih meriah dengan penambahan jumlah peserta yang mengikuti karnaval laut.

"Semoga dengan pengibaran bendera bersama ini bisa membuat nelayan semakin guyup dan semakin solid antar anggota. Jadi bukan hanya mengenai rasa nasionalisme," jelasnya.

Salah satu anggota Rukun Nelayan, Nuril Anwar, mengaku antusias dengan pengibaran bendera di tengah Sungai Bengawan Solo ini.

Menurutnya, aksi ini bagian dari cara untuk meningkatkan nasionalisme serta upaya menjaga silaturahmi antar nelayan. 

"Bukan hanya mengingatkan kami (nelayan) mengenai nasionalisme, tetapi juga rasa kebersamaan dan kesolidan antar nelayan di Pangkahkulon," pungkasnya. (Md)